Apakah Anda merasa masalah iklan Chat WhatsApp Meta semakin parah belakangan ini? Anda mungkin melihat banyak klik masuk. Namun, mayoritas pesan berasal dari orang yang tidak relevan atau sekadar “tanya harga” lalu menghilang. Tenang saja, Anda tidak sendirian. Fenomena ini bukan karena kesalahan copywriting Anda semata. Sebaliknya, hal ini terjadi akibat perubahan besar pada kebijakan Meta dan algoritma baru mereka.
Artikel ini akan mengupas tuntas mengapa kualitas audiens menurun drastis. Selain itu, kami akan memberikan solusi teknis agar anggaran iklan Anda tidak terbuang percuma.
Akar Masalah: Kebijakan Baru & Algoritma Andromeda
Masalah utama bermula dari kombinasi kebijakan tahun 2024 dan pembaruan sistem yang masif. Meta mengubah aturan main secara global. Akibatnya, pengiklan kehilangan kendali atas kualitas audiens mereka.
1. Perubahan Objektif Iklan (Februari 2024)
Meta membatasi penggunaan objektif Lead Generation yang terhubung langsung ke WhatsApp. Sebelumnya, kita bisa meminta Meta mencari orang yang “berpotensi menjadi leads”. Namun, aturan baru mengubah segalanya.
Sekarang, sistem sering kali memaksa pengiklan menggunakan objektif Traffic atau Engagement untuk WhatsApp. Akibatnya, Meta mengoptimalkan iklan untuk mencari “percakapan”, bukan “penjualan”. Algoritma akan mencari orang yang gemar memencet tombol chat, tanpa mempedulikan daya beli mereka. Inilah penyebab utama masalah iklan Chat WhatsApp Meta Anda penuh dengan leads berkualitas rendah.
2. Algoritma Andromeda Mengambil Alih
Meta meluncurkan pembaruan algoritma bernama Andromeda pada akhir 2024 hingga 2025. Sistem ini mengubah cara kerja penargetan audiens secara fundamental. Dulu, kita mengandalkan interest dan demographics.
Kenapa Iklan Meta Banyak Bocor ke Fraud dan Cara Melawannya
Sekarang, “Creative is Targeting”. Artinya, materi iklan Anda (gambar/video) adalah penentu siapa yang akan melihat iklan tersebut. Jika visual Anda generik, AI akan mengirimkannya ke audiens yang generik pula. Jika kreatif iklan minim sinyal, sistem gagal mengenali pembeli potensial.
Cara Kerja Andromeda Ads di Meta: Kenapa Algoritma Baru Ini Bisa Naikin Efisiensi Iklanmu
Solusi Praktis Mengatasi Masalah Iklan Chat WhatsApp Meta
Kita tidak bisa melawan algoritma. Namun, kita bisa beradaptasi. Berikut adalah strategi teknis untuk memperbaiki kualitas leads Anda.
Gunakan Kualifikasi di Awal
Jangan biarkan sembarang orang masuk ke WhatsApp Anda. Anda wajib menggunakan fitur “Messaging Apps” dengan objektif Sales atau Leads (jika akun memungkinkan). Selanjutnya, aktifkan fitur pertanyaan otomatis (Automated Question).
Buatlah pertanyaan yang menyaring audiens. Contohnya, tanyakan lokasi spesifik atau kebutuhan anggaran mereka sebelum mereka bisa menekan tombol kirim. Cara ini efektif memfilter orang yang hanya iseng.
Perbaiki Variasi Kreatif Iklan
Ingat, kreatif adalah penargetan baru. Anda harus membuat materi iklan yang spesifik untuk target pasar Anda. Jangan hanya membuat satu versi gambar.
Buatlah 5 hingga 10 variasi dengan angle berbeda. Gunakan bahasa yang menyaring audiens di dalam gambar. Misalnya, cantumkan range harga di dalam desain. Hal ini akan mencegah audiens “murah” untuk mengklik iklan Anda. Variasi yang kaya memberikan sinyal lebih kuat kepada AI Andromeda untuk menemukan pembeli yang tepat.
Manfaatkan Retargeting & Data CAPI
Algoritma butuh data valid. Oleh karena itu, Anda perlu memberi makan pixel dengan data yang benar. Gunakan Conversion API (CAPI) untuk melacak siapa yang benar-benar membeli, bukan hanya yang chat.
Selanjutnya, buatlah Custom Audience dari orang yang pernah berinteraksi positif. Lakukan retargeting kepada mereka. Audiens ini biasanya memiliki niat beli yang lebih tinggi daripada audiens cold (baru).
Kesimpulan
Masalah iklan Chat WhatsApp Meta memang membuat frustrasi banyak pebisnis di tahun ini. Perubahan kebijakan dan algoritma Andromeda menuntut kita untuk lebih cerdas dalam berstrategi. Anda tidak bisa lagi mengandalkan pengaturan dasar. Anda harus fokus pada kualitas kreatif dan filter teknis yang ketat.
Mengelola iklan B2B atau B2C yang kompleks membutuhkan keahlian khusus. Jika Anda salah langkah, boncos adalah kepastian.
Apakah Anda lelah membuang anggaran untuk leads sampah? Jangan biarkan tim Anda pusing sendirian.
Apa saja tren Digital Marketing B2B 2025?
Uraga siap membantu Anda. Sebagai agensi yang berfokus pada Social Media Marketing for B2B, kami paham cara menaklukkan algoritma terbaru. Kami tidak hanya mengejar chat, kami mengejar profit untuk bisnis Anda.
Hubungi Uraga sekarang dan ubah strategi iklan Anda menjadi mesin pencetak profit!

