Instagram Resmi Izinkan Pengguna Mengatur Ulang Grid: Apa Dampaknya untuk Estetika dan Strategi Brand?

Instagram akan merilis fitur rearrange grid dan uji coba Story Highlights di menu profil. Pelajari dampaknya untuk estetika dan strategi brand.

Instagram akan merilis fitur rearrange grid dan uji coba Story Highlights di menu profil. Pelajari dampaknya untuk estetika dan strategi brand.

Jawaban singkat: Instagram mengonfirmasi fitur rearrange grid, yang memungkinkan pengguna mengatur ulang posisi postingan di profil tanpa reupload, kata Adam Mosseri. Rilisnya tertunda karena Instagram juga menguji Story Highlights di menu utama profil. Brand bisa fokus pada momentum konten dulu, lalu merapikan estetika feed belakangan.

Instagram akhirnya mengonfirmasi bahwa fitur instagram rearrange grid akan dirilis. Adam Mosseri, CEO Instagram, menyebut bahwa pengguna akan bisa mengatur ulang posisi postingan di profil, tanpa harus reupload, tanpa harus mengorbankan konten lama.

Namun ada catatan penting: Instagram juga sedang menguji integrasi Story Highlights ke menu utama profil. Artinya, platform sedang mencari bentuk profil baru yang memberi sebagian pengguna kontrol lebih besar, sementara sebagian yang lain tetap nyaman dengan tampilan sederhana.


Kenapa Fitur Rearrange Grid Ini Penting?

1. Estetika Feed Bisa Dikelola Ulang Tanpa Ribet

Selama bertahun-tahun, ada dua “mazhab” pengguna Instagram:

  • Mazhab Estetika: feed harus rapi, kurasi warna, layout 3-grid, puzzle feed.
  • Mazhab Performa: “post aja sekarang”, relevansi lebih penting daripada estetika.

Fitur rearrange grid akhirnya mengakhiri debat ini.
Brand dan kreator bisa fokus dulu pada momentum konten, lalu atur estetika belakangan.

Tidak Ada Lagi “Delete–Reupload” Ritual

Selama ini, banyak pengguna harus:

  • menghapus foto,
  • reupload,
  • nunggu jam terbaik,
  • menyesuaikan layout.

Sekarang?
Tinggal pindahin posisi postingan. Estetika tetap bisa dikelola tanpa mengorbankan performa.


Eksperimen Baru Instagram: Story Highlights Masuk Menu Profil

Sambil menyiapkan fitur rearrange grid, Instagram juga sedang bereksperimen mengubah struktur profil:

Story Highlights “naik kelas”

Dari sebelumnya berada di bawah bio, kini Highlights diletakkan di menu utama dalam format feed horizontal.

Implikasinya besar:

  • Highlights makin strategis (bukan cuma arsip).
  • Brand bisa menaruh evergreen content di bagian paling terlihat.
  • Profil terasa lebih seperti “homepage”.

Mengapa Ini Membuat Fitur Rearrange Grid Sedikit Tertunda?

Mosseri menyebut bahwa Instagram sedang berpikir ulang tentang “masa depan tampilan profil”.
Karena dua fitur ini saling memengaruhi tampilan akhir, Instagram memilih untuk:

  • tidak rilis terburu-buru,
  • memastikan pengalaman pengguna tetap konsisten,
  • merancang profil yang fleksibel untuk semua tipe pengguna.

Estetika Boleh Datang Belakangan, Fungsi Tetap Nomor Satu

Buat saya pribadi, fitur instagram rearrange grid ini justru menyelesaikan masalah klasik:

“Mana yang lebih penting? Estetika feed atau performa konten?”

Jawabannya: dua-duanya bisa jalan bareng.

Kenapa?

  • Konten tetap bisa “hit it while it’s hot” → momentum jangan dilepas.
  • Estetika tetap bisa dipoles setelahnya → layout, warna, grid bisa diatur kapan saja.

Dengan kata lain:
Fungsionalitas jangan pernah mengalahkan strategi, tetapi estetika tetap penting—dan kini bisa dikelola tanpa merusak performa.


Implikasi untuk Brand & Kreator di 2025

1. Fleksibilitas Brand Naik Drastis

Brand F&B, fashion, klinik, dan kampus kini bisa fokus dulu pada konten cepat (UGC, promo, momen viral), lalu rapikan feed setelah kampanye berakhir.

2. Battle “Estetika vs Performa” Sekarang Nggak Relevan

Sudah nggak ada alasan lagi untuk:

  • takut posting karena takut “merusak” feed,
  • menunda karena belum sempat desain template,
  • ngejar warna senada dan mengorbankan timing.

3. Story Highlights Jadi Etalase Resmi Brand

Dengan Highlights berada di posisi strategis, brand harus mulai menyiapkan:

  • highlight layanan,
  • highlight harga/promo,
  • highlight testimoni,
  • highlight behind the scenes.

Ini sekarang bagian dari profil utama, bukan “tambahan”.


Kesimpulan: Instagram Menuju Era Profil yang Lebih Fleksibel

Instagram sedang menyusun ulang cara kita menampilkan identitas digital.
Dengan hadirnya:

  • instagram rearrange grid, dan
  • Story Highlights yang masuk ke menu utama,

platform memberi kontrol lebih besar bagi pengguna untuk berstrategi lebih baik, tanpa kehilangan sisi estetika.

Ini bukan soal memilih “feed rapi vs posting cepat”.
Sekarang, kita bisa punya keduanya.

Di Uraga, setiap klien selalu kami mulai dengan audit brand menyeluruh, untuk memastikan apakah mereka sudah siap atau belum menghadapi update ekosistem Instagram terbaru. Kami bantu optimasi bio, membuat landing page sederhana, dan merancang Story Highlights yang rapi & fungsional (About the Brand, Menu/Produk, Map & Find Us, Promo, FAQ, Testimoni). Sehingga profil bisnis Anda sudah selaras dengan arah baru Instagram yang menuntut kejelasan informasi, struktur rapi, dan performa organik yang solid sejak pertama kali orang membuka profil Anda. Jika Anda ingin memastikan brand Anda fit dengan update ini, konsultasi gratis di Uraga siap membantu. Hubungi kami

Baca juga: Fitur Instagram Plus: Sinyal Besar buat Brand & Marketer Indonesia

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu fitur rearrange grid Instagram?

Fitur ini memungkinkan pengguna mengatur ulang posisi postingan di profil tanpa harus reupload dan tanpa mengorbankan konten lama. Adam Mosseri, CEO Instagram, mengonfirmasi bahwa fitur ini akan dirilis.

Kenapa fitur rearrange grid belum dirilis?

Mosseri menyebut Instagram sedang memikirkan ulang masa depan tampilan profil. Karena rearrange grid dan Story Highlights saling memengaruhi tampilan akhir, Instagram memilih tidak terburu-buru dan merancang profil yang fleksibel.

Apa eksperimen baru Instagram soal Story Highlights?

Instagram sedang menguji Story Highlights di menu utama profil dalam format feed horizontal, bukan lagi di bawah bio. Artinya Highlights jadi lebih strategis dan profil terasa seperti homepage.

Apa dampak fitur ini bagi brand?

Brand bisa fokus pada konten cepat seperti UGC, promo, atau momen viral lebih dulu, lalu merapikan feed setelah kampanye. Debat estetika versus performa jadi tidak relevan karena keduanya bisa berjalan bersama.

Highlight apa yang sebaiknya disiapkan brand?

Highlight layanan, harga atau promo, testimoni, dan behind the scenes. Uraga juga menyebut struktur seperti About the Brand, Menu/Produk, Map & Find Us, Promo, FAQ, dan Testimoni.

Ringkas dengan AI atau bagikan
Mockup e-book 54 Teknik Closing Pembeli dari Uraga

54 kalimat closing, siap dipakai hari ini.

54 Teknik Closing Pembeli: kalimat siap pakai untuk chat, telepon, dan tatap muka, disusun tim Uraga dari ribuan percakapan jualan.

Diskusi

Belum ada komentar. Punya pengalaman soal topik ini? Ceritakan di bawah.

Tulis komentar

Email tidak ditampilkan. Komentar dimoderasi sebelum tayang.