Kenapa Iklan Meta Banyak Bocor ke Fraud dan Cara Melawannya

Kenapa Iklan Meta Banyak Bocor ke Fraud dan Cara Melawannya

Artikel ini menggali kenapa iklan Meta bocor ke fraud dan scam ads, merugikan brand serta pengguna. Kami akan membahas data internal tentang iklan scam di platform Meta dan memandu

Pernah nggak kamu ngerasa udah spending ratusan juta di Meta Ads, tapi yang masuk malah klik-klik aneh dari luar negeri, leads palsu, atau malah scam landing page nyaru jadi brand kamu sendiri?

Masalahnya bukan di tim ads kamu.
Masalahnya di sistem besar yang lebih peduli revenue daripada keamanan.

Dan di 2025 ini, saat algoritma AI makin kompleks, scammer justru makin efisien. Fraud bukan lagi pengecualian, dia udah jadi bagian dari ekosistem digital itu sendiri.


Skala Masalah Scam Ads di Meta – Data & Fakta yang Bikin Ngeri

Iklan scam = konten berbayar yang menipu user untuk klik tautan palsu, transaksi bodong, atau investasi ilegal.

Masalah ini bukan kecil. Dokumen internal Meta (2025) memperkirakan 10% revenue mereka, sekitar USD 16 miliar, berasal dari iklan scam dan barang ilegal.
Statista mencatat 15 miliar iklan scam tayang setiap hari di jaringan Meta, menciptakan revenue tahunan hampir USD 7 miliar hanya dari kategori itu.

Di AS, 1 dari 3 kasus penipuan digital terjadi lewat Facebook, Instagram, atau WhatsApp.
Sementara di Asia Tenggara, angka itu bisa lebih tinggi karena lemahnya sistem verifikasi lokal.

Insight dari Lapangan

Tim Uraga Digital bareng EastHub Malang menemukan bahwa UKM di sektor F&B dan suplemen tujuh kali lebih sering kena scam lewat Meta dibanding Google


Framework Uraga: Cara Memutus Funnel Fraud di Era AI

💡 Step 1: Petakan Segmen Paling Rentan

  • Analisis channel mana yang paling banyak menghasilkan leads palsu (Meta, Google, affiliate).
  • Lacak source of traffic—fraud sering muncul dari paid traffic, bukan organic.
  • Matikan placement disitu. Kebanyak dari Audience Network

🧭 Step 2: Validasi Traffic Secara Proaktif

  • Audit manual 10–15% leads setiap minggu.
  • Tandai pola timestamp abnormal (misal: klik tinggi pukul 2 pagi dari luar negara target).

⚙️ Step 3: Tutup Pola Konversi Penipuan

  • Buat database kasus penipuan yang berisi creative, funnel, dan journey.

5 Langkah Proteksi Anti-Fraud untuk Brand & Agency di 2025

  1. Audit Traffic Mingguan
    Cek minimal 10% leads acak. 74% fake lead Meta punya pola jam traffic abnormal.
  2. Pasang Trigger Alert di Dashboard
    Set notifikasi real-time untuk klik di luar jam kerja atau negara target.
  3. Verifikasi Eksternal
    Cocokkan data nomor, domain, dan IP dengan database fraud Indonesia/Asia
  4. Pindahkan Budget ke Channel Aman
    Dokumentasikan ROAS & CAC tiap channel. Saat anomali naik, cut budget instantly.
  5. Laporkan Pola Fraud ke Platform Partner
    Libatkan rep lokal Meta/TikTok agar ekosistem ikut memperkuat deteksi kolektif.

Baca juga: Cara Kerja Andromeda Ads di Meta

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *